Ku merintih, aku menangis, ku meratap, aku mengharap

Posted: April 10, 2007 in LiFe^n^FamilY

alhamdulillah..akhirnye jumpe gak lagu nih..dah lame dah cari..tajuknye x pasti..penyanyi pn x brape sure..dpt dr adik izzati..blogger gak..  kdt utk adik izzati kt blogspot– http://wardah-imtiyaz.blogspot.com

hidup selepas dunia.. ke alam barzakh yg tak tahu mcmne..sumer bergantung kt org.. yg duk buang mase..or yg duk gne mase bek2..xde sapa tau cmne kt kubur..x de sape yg leh crite kan..xde org2 dulu2 yg leh citer..sbb bile tlh pergi xkan kembali..NO TURNING BACK!..Ya Allah, selamatkanlah kami dr fitnah Dajjal al Masih,selamatkanlah kami dr azab kubur Ya Allah, dan selamatkanlah kami dr azab seksaan api neraka-Mu..aminn

كُلٌّ نَفسٍ ذَائِقَةُ الْمَوت..

Setiap yg bernafas pasti akan merasai mati..

اللَهُمَّ اخْتِمْ لنا بِحُسْنِ الْخَاتِمَة وَلاَ تَخْتِمْ عَلَيْنَا يَا الله بِسُوءِ الخَاتِمَة..

Ya Allah, matikanlah kami dengan husnul khotimah. Janganlah Engkau matikan kami dengan su-ul khotimah..

Ku merintih, aku menangis,
Ku meratap, aku mengharap,
Ku meminta dihidupkan semula,
Agar dapat kembali ke dunia nyata

Perjalanan rohku,
Melengkapi sebuah kembara,
Singgah di rahim bonda,
Sebelum menjejak ke dunia,
Menanti di barzakh,
Sebelum berangkat ke mahsyar,
Diperhitung amalan,
Penentu syurga atau sebaliknya

Tanah yang basah berwarna merah,
Semerah mawar dan juga rindu,
Tujuh langkah pun baru berlalu,
Seusai talkin bernada syahdu,
Tenang dan damai di pusaraku,
Nisan batu menjadi tugu,
Namun tak siapa pun tahu resah penantianku

Terbangkitnya aku dari sebuah kematian,
Seakan ku dengari,
Tangis mereka yang ku tinggalkan,
Kehidupan disini bukan suatu khayalan,
Tetapi ia sebenar kejadian

Kembali oh kembali,
Kembalilah kedalam diri,
Sendirian sendiri,
Sendiri bertemankan sepi,
Hanya kain putih yang membaluti tubuhku,
Terbujur dan kaku,
Jasad didalam keranda kayu,

Ajal yang datang dibuka pintu,
Tiada siapa yang memberi tahu,
Tiada siapa pun dapat hindari,
Tiada siapa yang terkecuali,
Lemah jemari nafas terhenti,
Tidak tergambar sakitnya mati,
Cukup sekali tak sanggup untuk ku mengulangi

Jantung berdegup kencang,
Menantikan malaikat datang,
Menggigil ketakutan gelap pekat dipandangan,
Selama ini diceritakan,
Kini aku merasakan,
Di alam barzakh jasad dikebumikan

Comments
  1. Crystle says:

    You post interesting articles here. Your website deserves much bigger audience.
    It can go viral if you give it initial boost, i know very useful service
    that can help you, simply type in google: svetsern traffic tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s